How reformasi intelijen can Save You Time, Stress, and Money.
Wiki Article
Tujuan intelijen menangkap seorang anggota teroris yang belum melakukan terorisme bukan untuk dihukum, tetapi untuk membongkar jaringan teroris yang lebih luas. Kepentingan intelijen disini adalah untuk mencegah agar tidak terjadi aksi terorisme, bukan menunggu sampai aksi terorisme terjadi, kemudian menghukum pelakunya.
Surabaya, kota Pahlawan yang terkenal dengan sejarah dan ikon legendarisnya, juga dikenal dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera.
Hubungi kami melalui [e mail safeguarded] ======================= Jurnal Intelijen is non-public mass media that is publshed deeply news angle and several of stories might be completed with circumstance, foresight, prediction, and recommendation which is suggested by Editor to lots of stake holders really should do. Employing 'clever" is suggest good and correct will probably guide our journalist publish news will likely be done address both sides and correctly like chosing news maker. Moreover that, this mass media doesn't hook up with Intelligence agency in Indonesia and abroad. We have been inviting readers, stakeholders and an Trader from Indonesia and overseas for making cooperation with us including in indepht reporting, information cooperation and Other individuals. If you motivation, don't wait to Make contact with us at our an e-mail address: [email secured] verba volant, scripta manent Salam
Kehidupan bangsa Indonesia dewasa ini tengah menghadapi ancaman serius berkaitan dengan mengerasnya konflik-konflik dalam masyarakat, baik yang bersifat vertikal maupun horizontal.
This information describes the dynamics of Indonesia’s intelligence reform from combatant intelligence posture in the course of the put up-independence revolution of 1945 towards the authoritarian point out intelligence beneath the New Purchase regime soon after 1965, and also to the period of intelligence reform following the 1998 reformation movement. Just lately, the issues for Indonesian intelligence institutions have shifted from the need for laws and political insurance policies to the need to get a democratic intelligence posture and the ability to encounter emerging stability threats.
untuk melakukan operasi dan ternyata kegiatan/operasi tersebut terbukti melanggar hukum. Dalam kasus ini seharusnya ada hukum yang mengatur perlindungan terhadap personel intelijen negara yang melakukan tindakan melanggar hukum, karena kesalahan dari sang consumer dalam memberikan perintah.
Perkembangan kelembagaan BIN di bawah kepemimpinan Budi Gunawan dinilai signifikan, terutama dengan penambahan deputi-deputi baru sebagai upaya meningkatkan adaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis. Saat ini, BIN memiliki sembilan kedeputian yang berperan penting dalam menjalankan tugasnya.
Isu dalam Reformasi Intelijen Indonesia perlu dikaji lebih mendalam oleh para pemangku kepentingan. Mereka menilai pentingnya mengidentifikasi ancaman dengan cepat dan akurat untuk memastikan keamanan negara. Penguatan fungsi intelijen harus dilakukan dengan serius.
Hal tersebut juga terkait dengan metode kerja dan kultur intelijen yang ingin dibangun di Indonesia. Kerja intelijen lebih banyak dilakukan secara tertutup sehingga bina jaring menjadi hal yang krusial.
Di tengah proses transisi kekuasaan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto, tugas memberikan analisis ancaman informasi lebih lanjut tersebut menjadi krusial. Meski masih diperdebatkan apakah ancaman tersebut sifatnya harus eksternal atau bisa juga inner, berbagai permasalahan ekonomi yang muncul belakangan ini bisa jadi merupakan simptom dari kinerja intelijen yang belum ajeg.
Since the start on the 1998 reforms, the stress from civil Culture to execute intelligence reform was not solid enough. In addition to the structural political modify for instance democratic elections and amendments or cancellation of posts with the constitution and authoritarian laws, the key stability sector concerns have been only marginally addressed.
Meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengawasan, pengelolaan sumber daya manusia yang profesional, serta peningkatan teknologi intelijen yang mandiri menjadi fokus reformasi intelijen.
Mengambil contoh masalah terorisme, untuk menghadapi ancaman terorisme kontemporer sinergi antar komunitas intelijen, dan intstansi/lembaga negara merupakan suatu kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi demi mencapai kepentingan bersama yaitu mempertahankan kedaulatan NKRI terutama dari aksi teroisme yang datang dari dalam maupun dari luar.
This article will briefly retrace the background of Indonesia’s strategic intelligence dynamics provided that its inception and provide an Assessment of the current standing of political democratization normally and intelligence reform specially right away just after 1998.